Posts

KOST

Image
KUMPULAN CERPEN TALI BAMBUAPUS GIRI  CERPEN 21: KOST  Aku dulu kost karena ingin mendapat sawab-nya orang pintar. Kebetulan, saat semester empat, IP-ku hanya 1,55 dan itu adalah fluktuasi paling suram dalam perjalanan akademisku yang bak rollercoaster rusak. Aku sendiri tak tahu pasti apa akar masalahnya, mungkin semangat belajarku lenyap begitu saja, seperti embun yang hilang di bawah terik mentari. Yang jelas, aku harus memeras keringat, bahkan darah, bekerja keras menumbuhkan minat  menjadi seorang mahasiswa IKIP yang sesungguhnya. Dulu, di masa kanak-kanakku, aku pernah menatap para guru di sekolah dasar bagaikan sosok kaum ningrat dari keraton. Mereka, dengan pakaian yang selalu rapi dan wangi, adalah penyejuk di tengah debu dan lumpur kehidupan kampungku, yang hanya dipenuhi para petani dan buruh. Di saat para penduduk kampung masih berlumuran tanah, dengan aroma keringat bercampur lumpur yang menguar, para guruku rapi  dan wangi. Kami masih berjalan kaki, seme...

CERPEN 32: OPTIMISME

Image
KUMPULAN CERPEN TALI BAMBUAPUS GIRI  CERPEN 32: OPTIMISME  By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.)  Langit malam di Desa Gebangtuwo tergantung seperti kain kusut, menggelayut rendah, hitam kelam, menyimpan segala kesunyian dan kepasrahan dari seisi desa. Di bawah remang-remang lampu minyak, ada satu sudut desa yang lebih hidup dari biasanya—lebih hidup dari mushala atau masjid, bahkan lebih hidup dari dapur ibu-ibu yang biasanya sibuk memasak untuk makan malam. Suara kaki sandal beradu dengan tanah basah menggema pelan, seperti membisikkan berita yang ditunggu banyak orang. Suara langkah itu datang dari Murdin, seorang pemuda yang dulu polos, tetapi kini lebih matang dalam perhitungan. Di tangan Murdin, secarik kertas kecil, lusuh oleh keringat, tetapi penuh harapan—seperti nyawa kedua bagi orang-orang yang berkumpul malam itu. Kertas itu adalah kupon SDSB (Sumbangan Dana Sosial Berhadiah), yang bagi sebagian besar penduduk desa lebih ...

CERPEN 30: JEJAK DI ANTARA LANGKAH

Image
KUMPULAN CERPEN TALI BAMBUAPUS GIRI  By: Dr. MRT (Dr. Mampuono R. Tomoredjo, S. Pd., S. Pd., M. Kom.)  Jono menggenggam erat telepon genggamnya, jemarinya sedikit bergetar. Dia memberanikan diri untuk menghubungi contact person  panitia pelatihan, seorang wanita pegawai Disdik yang dikenal bernama Bu Luluk.  Pikirannya melayang-layang, mengingat betapa pentingnya panggilan mengikuti capacity building ini. Di tengah kesibukannya sebagai guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Plantungan Kendal, Jono tidak ingin sekadar hadir dalam pelatihan ini—ini adalah peluang baginya untuk mendapatkan asupan ilmu baru, sekaligus menemukan sesuatu yang sudah lama ia incar: celana padding untuk sepedanya. "Assalamualaikum, Bu Luluk," sapanya dengan nada sopan. "Walaikumsalam, Pak Jono," suara hangat dan ramah Luluk terdengar dari balik telepon, dengan sentuhan tegas yang khas. "Apakah Anda siap untuk mengikuti pelatihan di Salatiga?" "Siap, Bu. Saya menggantikan teman sa...